Talitha Pedersen

Talith, Tha, Marmut
Saturday, 9 September

Loves: pizza, nailcutter, novels, anything black and mint, spice of black pepper, saturday, silence.
Hates: clown, pinneapple, comics, yellow, spice of chili, fishy things, insomnia. Oh, and LARON, whatever it fking-named.


Free chat widget @ ShoutMix

Layout: vehemency
Icon: reruntherace
But header and some options edited by me :D

Favourite Sites:
Indo-Hogwarts | Harry Potter Indonesia

My Net-Friends:
Abay | Acid | Aji | Amanda | Ambudaff | Arrum | Asril | Ayu | Bayu | Blackleaf | Cicakgirl | Dara | Diah | Dika | Dhez | Dhilla | Dt | Jesse | Lily | Lynn | MG | Mida | Mikan | Mizu | Myu | Ncep | Putra | Rachel | Rahma | Rara | Rei | Renny | Rhea | Shaula | Wina | Tika | Thia | Uchen | Yuu | Xenia

Just leave message in my tagboard if you want to be linked.

Puisi
Wednesday, 16 April 2008, 10:16:00

Ahem, rite, saya akan mempersembahkan sebuah puisi asli karangan saya.
Puisi ini bercerita tentang kisah seorang Pangeran Vampir yang kehilangan walinya.
Yah, you know-lah, siapa lagi kalo bukan Darren Shan.. yang mengharapkan Larten Crepsley disampingnya :D

*SPOILER WARNING*

------------------------------

The Hero

Kau tanamkan darahmu
Ke dalam jemariku
Kau tanamkan benih ajaranmu
Ke dalam bahasaku

Bagi aku Sang Pangeran
Kau hanyalah seorang utusan
Bagi aku si Darren Shan
Kau lebih dari sekedar titisan

Tapi kenapa?
Kau meninggalkanku terlalu cepat
Itu percuma
Membuat hidupku terasa sesat

Kukira ini hanya sebuah sandiwara
Bersama Mika dan Vancha
Ketika kau terbakar di atas pancang
Mereka mulai mengambil ancang-ancang

Tapi sungguh kenyataan
Membuat pedih kebanggaan
Ketika ruhmu terbang ke Taman Firdaus
Kesia-siaan melekat pada jiwa yang hangus

Kuberikan sentuhan kematian
Dalam isak tangisan
"Semoga kau tetap berjaya, Pahlawan!"

--------------------------------------------

Puisi ini gw persembahkan buat Mr. Crepsley yang sudah pergi ke alam baka sana~
Tentunya gw as Darren Shan's side. Yah, bukannya mo nyebar-nyebar spoiler buat yang belom baca buku ke-9 :D *lirik Cicak* Tapi gw bener-bener sedih banget, dan kebetulan otak gw lagi lancar-lancarnya bikin puisi, huahaha. Abisnya... bete gw di buku ke-9, Mr Crepsley mati. Apalagi pake ada deksripsi Darren-nya ngebayangin kalo itu cuma sandiwaranya Mika T__T

Oke, ditunggu komen buat puisinya :D

Labels: ,

1 commented