![]() | |
Saturday, 9 September Loves: pizza, nailcutter, novels, anything black and mint, spice of black pepper, saturday, silence. Hates: clown, pinneapple, comics, yellow, spice of chili, fishy things, insomnia. Oh, and LARON, whatever it fking-named.
|
|
Layout: vehemency |
|
|
Puisi
Wednesday, 16 April 2008, 10:16:00
Ahem, rite, saya akan mempersembahkan sebuah puisi asli karangan saya. Puisi ini bercerita tentang kisah seorang Pangeran Vampir yang kehilangan walinya. Yah, you know-lah, siapa lagi kalo bukan Darren Shan.. yang mengharapkan Larten Crepsley disampingnya :D *SPOILER WARNING* ------------------------------ The Hero Kau tanamkan darahmu Ke dalam jemariku Kau tanamkan benih ajaranmu Ke dalam bahasaku Bagi aku Sang Pangeran Kau hanyalah seorang utusan Bagi aku si Darren Shan Kau lebih dari sekedar titisan Tapi kenapa? Kau meninggalkanku terlalu cepat Itu percuma Membuat hidupku terasa sesat Kukira ini hanya sebuah sandiwara Bersama Mika dan Vancha Ketika kau terbakar di atas pancang Mereka mulai mengambil ancang-ancang Tapi sungguh kenyataan Membuat pedih kebanggaan Ketika ruhmu terbang ke Taman Firdaus Kesia-siaan melekat pada jiwa yang hangus Kuberikan sentuhan kematian Dalam isak tangisan "Semoga kau tetap berjaya, Pahlawan!" -------------------------------------------- Puisi ini gw persembahkan buat Mr. Crepsley yang sudah pergi ke alam baka sana~ Tentunya gw as Darren Shan's side. Yah, bukannya mo nyebar-nyebar spoiler buat yang belom baca buku ke-9 :D *lirik Cicak* Tapi gw bener-bener sedih banget, dan kebetulan otak gw lagi lancar-lancarnya bikin puisi, huahaha. Abisnya... bete gw di buku ke-9, Mr Crepsley mati. Apalagi pake ada deksripsi Darren-nya ngebayangin kalo itu cuma sandiwaranya Mika T__T Oke, ditunggu komen buat puisinya :D Labels: darren shan, iseng |
|