![]() | |
Saturday, 9 September Loves: pizza, nailcutter, novels, anything black and mint, spice of black pepper, saturday, silence. Hates: clown, pinneapple, comics, yellow, spice of chili, fishy things, insomnia. Oh, and LARON, whatever it fking-named.
|
|
Layout: vehemency |
|
|
[Movie] Cirque Du Freak: The Vampire's Assistant
Saturday, 20 February 2010, 18:38:00
Barusan abis nonton Cirque du Freak: The Vampire's Assistant, film yang sangat gw tunggu-tunggu. SANGAT SANGAT SANGAT SANGAT gw tunggu-tunggu.Dan hasilnya sangat mengecewakan. Akhirnya gw mengerti kenapa film ini gak laku di pasaran. Mungkin untuk orang yang gak pernah baca bukunya bakal menganggap film ini keren. Tapi karena buku emang cukup banyak peminatnya di US sana, which means sebagian besar yang nonton adalah yang udah baca bukunya, this movie was almost totally suck. Film ini adalah gabungan dari ketiga novel Darren Shan, yaitu Cirque Du Freak, The Vampire's Assistant, sama The Tunnels of Blood. Gw coba jelaskan review dari ketiga buku tersebut: 1. Cirque Du Freak Kurang lebih begitu sinopsisnya, agak-agak lupa juga soalnya udah lama banget bacanya. NAH, mari bandingkan dengan filmnya. What Bad: 1. Plot. Itu aja sih, tapi mencakup banyak hal. What Good:That's all. Itu sih cuma dari pandangan gw aja. Kalo dari nilai, gw kasih 2 dari 5 bintang. Maaf, tapi gw sangat kecewa dengan film ini. Mungkin kalo bukan karena plotnya, gw masih oke-oke aja, tapi dengan adanya plot yang terburu-buru itu, udah membuktikan kalo misalnya mereka akan buat film selanjutnya, gak akan bisa menarik perhatian gw lagi. Mau dibawa ke mana ceritanya? Steve dan Darren udah battle duluan, udah saling tau akan perang yang bakal terjadi. Gak bakalan ada Debbie maupun Arra. Atau gak, gak bakalan ada film lanjutannya. Padahal gw sangat berharap. Pengen liat Gunung Vampir, Mika Ver Leth, Darius, ya... Apa boleh buat. Labels: darren shan Cirque Du Freak: A Vampire's Assistant
Friday, 7 August 2009, 16:53:00
Akhirnya! Setelah lama gw menunggu, nyaris selalu ngecek IMDB untuk ngelihat updetan gambar atau trailer dari film ini.. Hari ini, gw ke IMDB lagi, dan berhasil menemukan updetan terbaru film ini. PLUS TRAILER PULA. Can't stop screaming here, AAAAAAAARGH.Trailer bisa dilihat di sini. *SPOILER ALERT* ![]() Woooooowowowowowowo. Pertama kali ngeliat videonya langsung teriak-teriak gak jelas, HAHAHA. Abis film ini the most wanted di list gw, even HBP aja terkalahkan. Film ini diadaptasi dari Saga Darren Shan, which is novel yang gw sukain. Sebenernya gw gak suka baca buku atau novel trilogi, saga, yeah whatever lah yang bersambung, makanya gw lebih sering baca novel-novel lepas kayak Goosebumps dan Fear Street. Kecuali Harry Potter dan Darren Shan ini. Gw lebih seneng nungguin dan stalkering filmnya Darren Shan dibanding Harry Potter, meski gw udah lama banget seneng sama HP. Kenapa? HP itu udah terlalu pasaran (barangkali satu-satunya hal 'pasaran' yang gw suka), dan udah predicted banget secara gak sedikit para fans HP. Fans-fansnya DS juga banyak kok, tapi karena gw berada di kalangan anak-anak pecinta HP (IH, red), hanya sedikit yang bisa sharing sama gw tentang DS. DS juga belum pernah difilmin sebelumnya. Selain itu, production sitenya bikin greget. Udah dari kapan tau filmnya selesai (Juni 2008 kalo gak salah), tapi sampe sekarang iriiiiit banget ngeluarin stillcapsnya. Waktu itu gw sampe teriak-teriak juga, pas awal Januari 2009, ketika capsnya (ah, cap ya) yang pertama dikeluarin (klik sini). Itupun cuma SATU. Dan sekarang, dengan dikeluarinnya caps yang lain (meski cuma DELAPAN) plus TRAILERnya, gimana gw gak seneng coba?! Dan engh, pas gw selesai nonton trailernya, kok perasaan banyak yang kurang ya? Pertama, Steve Leopard. Yeah he supposed to be Josh Hutcherson. Gw udah tahu, dan gak masalah akan hal itu, karena toh gw juga suka sama Josh dan ngerasa dia cocok meranin Steve (meski Steve di bayangan gw adalah seseorang berambut dirty blonde, mungkin kayak Tom Felton, tapi tetep gak pas--dan Tom Felton sebenernya gak ganteng). Tapi pas gw liat trailernya, yang ada di benak gw pas scene detik 17 (sekitar itu lah), gw langsung pasang wajah 'WHAT THE?!'. Iyalah! Abisnya, gw samasekali gak pernah menyangka Darren dan Steve sebegitu terpaut akan tinggi mereka. STEVE GAK SEPENDEK ITU! Gw kira tinggi mereka sejajar, but yeah... like Ayu said, hal itu gak bisa dipaksain untuk perfect. Di scene itu juga, gw gak inget di buku Darren ngomong 'this life is boring etc etc'. Itu emang improvisasi, tapi bagi gw OOC--dan di situ Steve gak kelihatan seperti yang seharusnya. Gw juga gak lihat ada Alan Morris atau Tommy Jones di sana, padahal mereka penting lho, jadi cameopun juga gakpapa. Soalnya gw pengen banget liat adegan di mana mereka berempat berebutan tiketnya Cirque, dan gw pengen liat gimana 'insting'nya Darren bekerja gitu (ngaruh banget di buku akhir, hihi). Imajinasi gw udah kuat banget di situ, pasti keren, tapi terpaksa harus disingkirkan karena dari trailernya aja gw udah tahu Alan dan Tommy gak bakal ada. Seharusnya juga, Steve kan gak ngasih tahu ke Darren terang-terangan tentang siapa Mr. Crepsley itu. Steve harusnya diem dan antusias aja di pertunjukan, terus baru deh ngomong soal Vur Horston langsung sama Mr. Crepsley pas dia minta jadi vampir. CMIIW. Well, where's Debbie? Debbie Hemlock, chocolato yang rambutnya kriwil gitu. Dan gw baru tahu pas ubek-ubek sitenya lagi, ternyata Debbie digantikan oleh seseorang bernama 'Rebecca'. Who the hell is Rebecca? T_T Di scene yang mereka ciuman juga bukan di jendela gitu (yaaaaaa, ini gak penting lah, rofl), dan kenapa gw melihat ada BUNTUT di 'Rebecca' itu? Terus Madam Octa, manusia serigala, dan Sam Grest juga samasekali gak ditonjolkan di trailernya. Dan selihat gw di trailer itu, seakan-akan tuh Mr. Crepsley yang 'menyodorkan' sendiri untuk mengangkat Darren jadi asisten vampirnya. Yah, who knows. Dan ah, MR. CREPSLEY! Bayangan gw akan Mr. Crepsley adalah sosok Daniel Craig. Ada yang kepengen Johnny Depp (meski postur wajahnya kurang), yah but it's okay. Gak ada yang salah memang dengan John C. Reilly ini, tapi sayang karena kurang kurus (kata Ayu juga), plus rambutnya kurang 'jarang'. Dan di bayangan gw pas show itu tuh, dia pake jubah kayak di stillcaps pertamanya itu. Hmm... who knows? Gw sih berharap filmnya jauh lebih keren dari trailernya. Kata Ayu lagi, biasanya kalo trailernya kurang trailergenik, berarti filmnya biasanya lebih bagus. Sugesti aja, dan semoga benar! Besides gw juga suka sama Chris Massoglia. Selain ganteng, tinggi, he has a sexier voice than Nicholas Hoult. HOHOHO. Udah pernah lihat perannya di A Plumm's Summer, dan cukup bagus. Cocok lah buat Darren! *thumbs up* ARRRRGH. Can't wait! Labels: darren shan, gallery Driving Me Insane
Sunday, 1 February 2009, 19:54:00
GILA!Beneran GILA! 2 hal yang ngebuat gw GILA sampai saat ini: UANG, dan BUKU. Oh well, minggu ini sepertinya gw bakal tekor menghitung-hitung jumlah pengeluaran yang ada. Dan siap buat dimarahin sama ibu, huhu. Sampai sekarang gw belom berani 'minta' uang untuk kebutuhan (well--lagi--sesungguhnya BUKAN kebutuhan pribadi gw) gw minggu ini. Woah, banyak deh, sampe gw bingung gimana mintanya -.- 1. Biaya pensi sekolah. 2. Biaya band sekolah, khusus untuk panitia. 3. Biaya baju panitia. 4. Biaya ganti rugi uang pizza (oh okeee, coba kalo semalem gw gak pake uang orang lain, gw gak bakal sematre ini sama orangtua -.-) Mm.... what else? Yang penting... GIMANA cara gw bilang itu ke orangtua gw? Come on, gw gak seperti kalian yang langsung dikasih duit berlimpah dengan satu kata rengekan "Ma..." atau "Pa..." Huh -.- pengorbanan itu memang susah, sodara-sodara! (soalnya kemaren saya sudah habis dicerca oleh guru-guru hanya karena kurang aktif dalam memberikan sumbangan) Dan BUKU. Untuk soal ini, berbeda dengan yang di atas. Katakanlah gw SENENG, seakan-akan gw telah menemukan SURGA DUNIA dalam hidup gw. Hahahaha. Memang, gw paling seneng kalo punya daftar buku seabrek-abrek yang harus gw baca, kecuali tentunya untuk buku pelajaran--bukti gw normal, haha. Apalagi kalo buku yang gw suka :X Oh my.... dan anggap saja toko buku adalah tempat terindah yang pernah gw kunjungin. Seperti tadi, gw akan sangat senang bila pergi ke toko buku (bersama Asril, Lian, dan teman-teman), pasti mata gw gak bakal berhenti jelalatan ke buku-buku menarik yang gw temuin. Oke, lebay, case closed, haha. Buku-buku yang menanti gw: Dari hasil minjem ke Uchen kemarin (dan gw gak bisa berhenti teriak pas ngubek-ngubek isi kamar temen gw itu): 1. Goosebumps - Kutukan Pulau Tiki --- sebenernya sih udah, semacam permainan gitu, tapi gw cukup penasaran karena telah mengakhirinya dengan 5 halaman saja *sebetulnya cengo* 2. Goosebumps - Kembalinya Sang Mumi 3. Goosebumps - Teror Orang-orangan Sawah 4. Goosebumps - Masalah Besar 5. Goosebumps - Misteri Anjing Hantu 6. Fear Street, Super Chiller - Silent Night 2 Dari hasil beli di Gramed barusan: 1. Darren Shan - Sons of Destiny --- KYAAAAA, THE LAST BOOK!!! I HEART STEVE! :X (ada anak gw juga, si Darius =)) :X) 2. J.D. Robb - Naked In Death Hmm... sanggupkah saya? Labels: daily, darren shan, iseng Lord of The Shadows
Thursday, 18 September 2008, 05:17:00
*SPOILER WARNING! Saya males ngewarna-warnain tulisan biar ga keliatan, jadi kalo tidak mau mengetahui jalan cerita DS yang bisa saja merugikan anda, silahkan sekrol aja blognya ke bawah-bawah ya--ngusir mode ^^* Salam Charna! Kemarin adalah hari baik bagi saya. Kenapa? Karena~ Jengjerereng~ Saya telah selesai membaca buku Darren Shan: Lord of the Shadows dalam jangka waktu kurang lebih dua jam, hahahaha. Titik kesenangan saya bukanlah dari kecepatan saya membaca (karena biasanya saya tuh kalo baca buku suka bersambung alias dilanjutin), melainkan karena saya sangat menyukai buku ini. Ya, dan itulah yang membuat saya sangat penasaran dengan kelanjutan ceritanya, dan terus membaca buku ini sampai habis ^^ ![]() Saya tidak akan memberitahukan jalan cerita buku ke-11 ini secara keseluruhan, tapi saya akan mengutarakan perasaan saya mengenai bagian-bagian buku ini yang sangat saya sukai. Sekali lagi spoiler warning, jadi jangan salahkan saya kalo anda-anda menjadi korban spoiler (saya sebenarnya juga merupakan korban spoiler loh, dari Wikipedia). Berikut adalah hal-hal yang saya sukai dari buku ini: 1. Kembali ke 'rumah' Yeap, Darren kembali ke kota dimana semula ia menghabiskan masa kanak-kanaknya. Di kota inilah sandiwara kematian Darren juga terjadi. Saya paling seneng ketika Darren ngunjung-ngunjungin tempat yang dulu sering dia datengin. Termasuk orang-orangnya. Ada kakeknya Alan, Mr Dalton, Tommy, dan bahkan Annie! Rada sedih juga, soalnya di sini tempat awal mulanya kenapa Darren jadi manusia setengah-vampir. 2. Pembunuhan-pembunuhannya Sadis pisan! Walaupun kata Vina buku 10 (The Lake of Souls) juga sadis--merujuk ke Spits Abrams yang seorang pelaut-pemabuk kanibal, yang saya curigai juga mirip dengan Baha di PPT--tetapi ga sesadis buku 10. Oke, mungkin taraf sadisnya ga kayak di IH alias ’usus terburai’, ’otak tercecer’. Tapi cukup mengerikan karena terlihat bener-bener 'lepas' gitu loh. Sesaat saya jadi teringa dengan Ralph K. Latimer, salah satu character di IH. Pembunuhan pertama di buku ini adalah tentang Tommy Jones. Tommy ditusuk di bagian dada dengan tangan berkait emas yang dimiliki R.V. Yang dimana pada saat kejadian itu, sehabis pertandingan semifinal (Tommy jadi kiper), Tommy tukeran baju sama kiper lawan dan belum beranjak pergi dari lapangan. Bayangin aja, lagi asik-asiknya jalan berdua, ditusuk tanpa ada apa-apa. Pembunuhan kedua, Morgan James (yang sebelumnya ngebunuh Mr Tall). Hohohoho, ini yang ngebuat saya keinget sama Latimer. James dibunuh oleh Harkat, dengan kepala sebagai sasaran utamanya. Yeah, Harkat ngelempar kapaknya ke arah kepala James daaaaan, seketika kepalanya langsung bergelinding di tanah, terlepas dari tubuhnya. HOHOHO! Pembunuhan ketiga, Shanchus Von. Inilah yang paling saya suka, dan akan dijelaskan pada 'poin' ke-4. Kepala juga sasarannya--tepatnya leher, oleh Steve, dengan tangan kosong! Alias Steve ngebunuh Shancus pake tangannya sendiri, tanpa pancang, bambu runcing, atau apapun yang dijadiin senjata. Mau tau gimana caranya? Steve ngeraih kepalanya Shancus erat-erat, dan muter kepalanya ke kiri dan ke kanan. Beugh, dan siapa yang tau kalo ternyata lehernya itu patah? 3. Silsilah keluarga Dan seperti yang udah saya kasih tau sebelumnya, bahwa saya adalah korban spoiler juga. Rada garing aja pas ngeliat Annie ternyata punya anak, dan tiba-tiba ada bocah bernama Darius yang muncul di Cirque. Saya udah tau kalo Darius Shan itu anaknya Annie, adiknya Darren, hahaha, makanya perut saya bergejolak (halah!). Tapi saya suka penjabarannya di buku ini. Awalnya saya kira Darius itu ya jadi anaknya Annie dan Steve dengan hubungan yang normal-normal aja, tanpa ada sangkutpautnya sama pengaliran darah, vampaneze, vampir, bla bla. Dan saya paling suka sama kata terakhir Steve di bukunya: "kalau kau membunuh Darius, kau tidak hanya membunuh putraku--kau bakal membunuh keponakanmu sendiri!" 4. Permainan tantangan Ini yang ngebuat saya sengaja stuck di ending bab 21. Jadi Darren dan Steve, di dua kubu itu saling nurunin senjata masing-masing, dan mulai nyerahin 'sandra' yang berupa Shancus dan juga Darius. Berikut cuplikan bukunya yang saya singkat-singkat, hehe: "Ingat permainan yang kita mainkan waktu masih kecil dulu?" tanyanya culas. "Permainan tantangan," kata Steve, dan sesuatu dalam suaranya membuat R.V. dan Gannen berhenti dan menoleh. Wajah Steve tanpa ekspresi, tapi matanya menari-nari dengan kesenangan sinting. "Salah satu dari kita akan berkata, 'kutantang kau melakukan ini,' dan mengulurkan tangan ke api atau menusukkan jarum ke kakinya. Yang lain harus mengikutinya. Ingat?" "Aku menantangmu untuk melakukan ini, Darren," Dan Stevepun membunuh Shancus! 5. Ending gantung Saya pernah nulis di status Y!M, kalo saya tuh sebenernya benci sama ending gantung. Tapi justru ending gantung itulah yang ngebuat saya makin cinta dan setia dengan ini buku, hoho. Yah, sampe sekarang, sampe buku 11 maksudnya, masih belum dijelaskan secara rinci siapa yang sebenernya jadi Penguasa Kegelapan. Apakah Darren, atau Steve? Saya rasa sih kalo Darren ternyata bakal ngebunuh Darius, dia yang bakal jadi Penguasa Kegelapan. Tapi kan endingnya ngegantung, huhu T_T Oke, that's all. Intinya saya cinta Steve Leopard! :X *ditimpuk* Labels: darren shan Puisi
Wednesday, 16 April 2008, 10:16:00
Ahem, rite, saya akan mempersembahkan sebuah puisi asli karangan saya. Puisi ini bercerita tentang kisah seorang Pangeran Vampir yang kehilangan walinya. Yah, you know-lah, siapa lagi kalo bukan Darren Shan.. yang mengharapkan Larten Crepsley disampingnya :D *SPOILER WARNING* ------------------------------ The Hero Kau tanamkan darahmu Ke dalam jemariku Kau tanamkan benih ajaranmu Ke dalam bahasaku Bagi aku Sang Pangeran Kau hanyalah seorang utusan Bagi aku si Darren Shan Kau lebih dari sekedar titisan Tapi kenapa? Kau meninggalkanku terlalu cepat Itu percuma Membuat hidupku terasa sesat Kukira ini hanya sebuah sandiwara Bersama Mika dan Vancha Ketika kau terbakar di atas pancang Mereka mulai mengambil ancang-ancang Tapi sungguh kenyataan Membuat pedih kebanggaan Ketika ruhmu terbang ke Taman Firdaus Kesia-siaan melekat pada jiwa yang hangus Kuberikan sentuhan kematian Dalam isak tangisan "Semoga kau tetap berjaya, Pahlawan!" -------------------------------------------- Puisi ini gw persembahkan buat Mr. Crepsley yang sudah pergi ke alam baka sana~ Tentunya gw as Darren Shan's side. Yah, bukannya mo nyebar-nyebar spoiler buat yang belom baca buku ke-9 :D *lirik Cicak* Tapi gw bener-bener sedih banget, dan kebetulan otak gw lagi lancar-lancarnya bikin puisi, huahaha. Abisnya... bete gw di buku ke-9, Mr Crepsley mati. Apalagi pake ada deksripsi Darren-nya ngebayangin kalo itu cuma sandiwaranya Mika T__T Oke, ditunggu komen buat puisinya :D Labels: darren shan, iseng |
|